Monitor Ekonomi Indonesia
Update terakhir8 Jun 2026, 15.19
Dashboard harian otomatis

Pantau rupiah, berita ekonomi, dan sinyal pasar setiap hari.

Versi web dari laporan strategis kamu, dibuat sebagai dashboard hidup. Data kurs USD/IDR memakai live quote dengan cache pendek, sementara headline ekonomi diambil dari API dan RSS gratis.

USD/IDRRp 18.188Mon, 08 Jun 2026 08:18:21 GMT
Perubahan 30 Hari+4.48%Rupiah melemah
Sinyal BahayaTekanan beratSkor 71/100
Refresh Berikutnya~5 MenitWise live quote; cache refresh sekitar 5 menit
USD/IDR Rp 18.18830 hari: rupiah melemah 4.48%Berita ekonomi terbaru: 12 headlineDua Direksi KB Bank (BBKP) Tiba-Tiba Mengundurkan Diri, Ada Apa?Dolar AS Nyaris Rp18.200, Begini Penjelasan Terbaru BI!Nilai Tukar Rupiah Melemah, Dolar AS Sudah Tembus Rp 18.180Aturan Baru Terbit! Toko Online Wajib Buka-bukaan soal BiayaSignal: Tekanan berat (71/100)IHSG: 5.329SBN 10Y: 7,14%DXY: Pantau manualUSD/IDR Rp 18.18830 hari: rupiah melemah 4.48%Berita ekonomi terbaru: 12 headlineDua Direksi KB Bank (BBKP) Tiba-Tiba Mengundurkan Diri, Ada Apa?Dolar AS Nyaris Rp18.200, Begini Penjelasan Terbaru BI!Nilai Tukar Rupiah Melemah, Dolar AS Sudah Tembus Rp 18.180Aturan Baru Terbit! Toko Online Wajib Buka-bukaan soal BiayaSignal: Tekanan berat (71/100)IHSG: 5.329SBN 10Y: 7,14%DXY: Pantau manual
01
Kurs & tekanan pasar

Radar pasar harian

Riwayat 30 hari perdagangan

Rp 18.188 per USD

Sinyal bahaya hari ini

Tekanan berat

71/100
  • USD/IDR bertahan di atas 18.000.
  • Rupiah melemah 4,48% dalam sekitar 30 hari.
  • IHSG ikut melemah, sinyal risk-off domestik.
  • Yield SBN 10Y tinggi, risk premium Indonesia naik.
Refresh data5 menit
Update beritaHarian
Headline12 item
IHSG
5.329-4,74%Google Finance
SBN 10Y
7,14%Risk premium tinggiTrading Economics
DXY
Pantau manualSumber live publik sering dibatasiCNBC / ICE
WaspadaRp 18.250Dekat
Tekanan beratRp 18.500Aman
KrisisRp 19.000Aman
02
Ringkasan otomatis

Katalis yang perlu dibaca cepat

Narasi dominan

Narasi dominan masih tekanan pasar: rupiah, IHSG, dan risk-off investor.

Katalis negatif
  • Nilai Tukar Rupiah Melemah, Dolar AS Sudah Tembus Rp 18.180
  • Membaca Sinyal-sinyal Ambruknya IHSG
  • IHSG Anjlok 4%, Ini Daftar Saham Net Buy dan Net Sell Asing
Katalis positif
  • Ketahanan Energi Dinilai Jadi Kunci Stabilitas Harga BBM & LPG Subsidi
  • Cangcomak Tumbuh Bersama BRI: Dari Camilan Lebaran Jadi Bisnis Menjanjikan
Brent Oil
88,50+3,68%Google Finance
WTI Oil
82,75+4,14%Google Finance
CPO
Monitor beritaEkspor & neraca dagangRSS ekonomi
Nickel
Monitor beritaHilirisasi & eksporRSS ekonomi
03
APBN & program besar

Efisiensi, MBG, dan Kopdes: dampak fiskal yang harus dipantau

Inti pembacaan

Belanja besar tidak otomatis buruk; yang menentukan adalah produktivitas, kebocoran, dan efeknya ke defisit.

Section ini membaca program prioritas APBN dari sisi dampak: berapa dana yang digelontorkan, kanal risikonya ke rupiah, dan indikator harian yang perlu dicek supaya narasi fiskal tidak berhenti di angka headline.

Parameter monitor

Yang menentukan pasar percaya atau tidak

  • Apakah defisit APBN bergerak mendekati atau melewati 3% PDB.
  • Apakah efisiensi benar-benar menekan belanja tidak produktif, bukan hanya menggeser pos anggaran.
  • Apakah MBG menaikkan inflasi pangan atau impor bahan pangan ketika rupiah melemah.
  • Apakah Kopdes menghasilkan omzet desa atau justru menambah beban pembiayaan dan risiko moral hazard.
04
Berita ekonomi

Headline yang di-scrape otomatis

CNBC MarketMakro

Dua Direksi KB Bank (BBKP) Tiba-Tiba Mengundurkan Diri, Ada Apa?

Bank KB Indonesia mengumumkan pengunduran diri Direktur Ritel Robby Mondong. Operasional bank tetap normal, keputusan final akan diambil dalam RUPS.

CNBC MarketPasar

Dolar AS Nyaris Rp18.200, Begini Penjelasan Terbaru BI!

Pelemahan nilai tukar rupiah yang terjadi pada hari ini, Senin (8/6/2026) dikarenakan penguatan dolar Amerika Serikat (AS) yang signifikan

CNBC MarketPasar

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Dolar AS Sudah Tembus Rp 18.180

Rupiah melemah ke rekor terendah Rp 18.180 terhadap dolar AS. Pertemuan DPR dan BI diharapkan dapat menahan tekanan pada nilai tukar.

Detik FinanceMakro

Aturan Baru Terbit! Toko Online Wajib Buka-bukaan soal Biaya

Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menerbitkan aturan baru mengenai perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) atau e-commerce.

Detik FinancePasar

Membaca Sinyal-sinyal Ambruknya IHSG

Bagaimana langkah pemerintah yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi pelemahan indeks saham yang kian mengkhawatirkan?

CNBC MarketPasar

IHSG Anjlok 4%, Ini Daftar Saham Net Buy dan Net Sell Asing

IHSG ditutup di zona merah dengan net sell asing Rp325,3 miliar. BBCA paling banyak dijual, sementara TPIA menjadi favorit pembelian asing.

Detik FinanceFiskal

Ketahanan Energi Dinilai Jadi Kunci Stabilitas Harga BBM & LPG Subsidi

Produksi hingga pengembangan lapangan migas baru didorong untuk memastikan pasokan energi nasional.

Detik FinanceMakro

Cangcomak Tumbuh Bersama BRI: Dari Camilan Lebaran Jadi Bisnis Menjanjikan

Cangcomak, camilan kacang coklat renyah, lahir dari resep turun-temurun. Dikelola oleh Salmi, UMKM ini sukses berkat dukungan Rumah BUMN BRI.

Detik FinanceMakro

Minyakita Tak Lagi Dipakai buat Bansos, Bakal Diguyur ke Pasar

Minyak goreng rakyat atau Minyakita kini tak lagi dialokasikan untuk program bantuan pangan.

Detik FinanceMakro

Harga Minyakita Mau Naik, Pemerintah Masih Bahas Besarannya

Pemerintah berencana menaikkan HET minyak goreng Minyakita, menunggu stabilitas harga CPO. Rincian kenaikan akan dibahas dalam rapat mendatang.

Detik FinanceMakro

Jumlah Perusahaan Jumbo Antre IPO Susut, Cuma Sisa 8

Berdasarkan data BEI, pengurangan calon emiten ini terjadi pada perusahaan beraset skala besar di atas Rp 250 miliar.

Detik FinanceMakro

Ekspor Lewat DSI, Bahlil: Royalti Baru Bara Tetap Sesuai HBA

Menteri ESDM Bahlil memastikan royalti tambang tetap berdasarkan Harga Batubara Acuan (HBA) meski ada kebijakan ekspor satu pintu. Transparansi dijamin.

05
Kalender ekonomi

Tanggal rilis yang perlu dipantau

Awal bulan

Inflasi BPS

Pantau CPI bulanan dan inflasi inti untuk risiko BI Rate.

Tinggi
Pertengahan bulan

Neraca dagang

Surplus/defisit dagang memengaruhi suplai valas.

Tinggi
Minggu RDG BI

BI Rate

Keputusan suku bunga dan nada intervensi BI.

Tinggi
Rilis global

FOMC & data AS

DXY dan yield AS sering memicu repricing rupiah.

Sedang
Sumber data

Wise, Google Finance, Frankfurter, Trading Economics, RSS media

Kurs live memakai Wise sebagai sumber utama, Google Finance sebagai fallback kedua, dan ExchangeRate-API sebagai fallback terakhir. Grafik historis memakai Frankfurter. Berita dikumpulkan dari RSS publik media ekonomi Indonesia, dan tiap berita tetap mengarah ke publikasi aslinya.