Pantau rupiah, berita ekonomi, dan sinyal pasar setiap hari.
Dashboard ekonomi Indonesia untuk memantau rupiah, pasar, SBN, APBN, utang negara, energi, dan headline nasional dalam satu layar. Data pasar diperbarui berkala, sementara perkembangan utama dipantau dari berbagai sumber website publik.
Radar pasar harian
Rp 17.896 per USD
Tekanan berat
- Shock energi/BBM terdeteksi dari headline, berisiko menekan inflasi dan subsidi.
- Yield SBN 10Y tinggi, risk premium Indonesia naik.
- Kombinasi rupiah lemah dan yield SBN tinggi menekan biaya pembiayaan ulang.
- Harga minyak naik, risiko beban impor energi dan subsidi bertambah.
Tenor pendek sampai panjang, bukan cuma 10Y
Perubahan dihitung terhadap posisi sekitar 1 bulan lalu. Yield naik berarti harga obligasi turun dan biaya pembiayaan pemerintah cenderung makin mahal.
Katalis yang perlu dibaca cepat
Narasi dominan masih tekanan pasar: rupiah, IHSG, dan risk-off investor.
- Risiko Bisnis Nggak Selalu Terlihat, Yuk Pelajari Cara Mengelolanya!
- Belajar Kenali Risiko Bisnis dengan Data Science, Tak Harus Background Anak IT!
- Jaga Stabilitas Pasar Modal, Pemerintah dan Danantara Godok Wacana Buyback Saham BUMN - Stabilitas.id
- IHSG Rebound , Dipicu Meredanya Konflik Timteng-Rencana Buyback Saham BUMN? - Validnews
Efisiensi, MBG, dan Kopdes: dampak fiskal yang harus dipantau
Belanja besar tidak otomatis buruk; yang menentukan adalah produktivitas, kebocoran, dan efeknya ke defisit.
Section ini membaca program prioritas APBN dari sisi dampak: berapa dana yang digelontorkan, kanal risikonya ke rupiah, dan indikator harian yang perlu dicek supaya narasi fiskal tidak berhenti di angka headline.
Efisiensi APBN
Rp306,6 TRuang fiskal dialihkanPemangkasan belanja membuka ruang fiskal besar, tetapi pasar akan membaca kualitas alokasinya: apakah masuk ke program produktif atau belanja rutin yang cepat habis.
Pantau dampak ke belanja modal, layanan publik, TKD, dan defisit aktual.Kemenkeu: Inpres efisiensi 2025Makan Bergizi Gratis
Rp335 TPagu 2026MBG bisa menambah permintaan pangan, logistik, dan tenaga kerja lokal. Risiko fiskalnya muncul bila biaya bahan pangan, impor protein, dan distribusi naik saat rupiah melemah.
Pantau realisasi bulanan, kebocoran biaya, inflasi pangan, dan apakah penerima makin tepat sasaran.Kemenkeu/APBN KitaKopdes Merah Putih
Rp83 TDukungan pembiayaanKopdes bisa memperkuat rantai pasok desa jika benar-benar produktif. Risiko terbesarnya adalah tata kelola, kualitas proyek, dan pergeseran Dana Desa dari kebutuhan lokal.
Pantau jumlah unit aktif, NPL/pinjaman macet, alokasi Dana Desa, audit pengadaan, dan omzet koperasi.RAPBN/Media ekonomiPostur besar 2026 dan realisasi terbaru
Angka postur memakai APBN 2026 yang sudah disepakati. Realisasi Mei 2026 ditampilkan sebagai pembanding berjalan, karena APBN tidak bergerak harian seperti kurs.
Realisasi Mei: Rp1.185,0 T atau 37,6% target.
Terdiri dari belanja pusat dan transfer ke daerah.
Termasuk K/L, non-K/L, subsidi, bunga utang, dan program prioritas.
Penting untuk kas daerah, layanan publik, dan belanja infrastruktur lokal.
Realisasi Mei: defisit Rp180,4 T atau 0,70% PDB.
Yield SBN naik berarti biaya utang baru makin mahal.
Yang menentukan pasar percaya atau tidak
- Apakah defisit APBN bergerak mendekati atau melewati 3% PDB.
- Apakah efisiensi benar-benar menekan belanja tidak produktif, bukan hanya menggeser pos anggaran.
- Apakah MBG menaikkan inflasi pangan atau impor bahan pangan ketika rupiah melemah.
- Apakah Kopdes menghasilkan omzet desa atau justru menambah beban pembiayaan dan risiko moral hazard.
Pokok, bunga, dan risiko jatuh tempo
Bagian ini membaca utang sebagai tekanan kas APBN: berapa stok utangnya, berapa yang harus dibiayai ulang, dan seberapa mahal bunga baru ketika yield SBN bergerak naik.
Rasio utang 40,75% PDB; masih di bawah batas UU 60%, tetapi ruang fiskal makin sensitif terhadap yield.
Mayoritas utang berbasis pasar. Kalau yield SBN naik, refinancing utang baru ikut lebih mahal.
Realisasi hingga April 2026 Rp305,5 T atau 36,7% dari target pembiayaan utang.
Dalam negeri Rp538,70 T dan luar negeri Rp60,74 T. Ini hanya bunga, belum pokok jatuh tempo.
2025-2027 masih sekitar Rp800 triliun per tahun
Semakin besar bar jatuh tempo, semakin besar kebutuhan rollover. Bila pasar meminta yield lebih tinggi, beban bunga masa depan ikut naik.
Bukan cuma total utang, tapi biaya rollover
- Yield SBN naik di tenor pendek: tanda biaya refinancing segera makin mahal.
- Rupiah melemah: bunga dan pokok utang valas menjadi lebih berat dalam rupiah.
- Lelang SBN tailing tinggi: investor minta kupon lebih mahal dari target pemerintah.
- Jatuh tempo 2025-2027 sekitar Rp800 T per tahun: APBN harus terus rollover di pasar.
Headline yang di-scrape otomatis
Yield US Treasury Melonjak, IHSG & Rupiah Terancam Capital Outflow - Emitennews.com
Yield US Treasury Melonjak, IHSG & Rupiah Terancam Capital Outflow Emitennews.com
Jaga Stabilitas Pasar Modal, Pemerintah dan Danantara Godok Wacana Buyback Saham BUMN - Stabilitas.id
Jaga Stabilitas Pasar Modal, Pemerintah dan Danantara Godok Wacana Buyback Saham BUMN Stabilitas.id
Buyback Saham Bank BUMN, Dasco: Bukti Fundamental Kuat - CNBC Indonesia
Buyback Saham Bank BUMN, Dasco: Bukti Fundamental Kuat CNBC Indonesia
Dasco Minta BUMN Buyback, Saham BBRI hingga BBNI Langsung Ngacir Dongkrak IHSG 4% - InvestorTrust
Dasco Minta BUMN Buyback, Saham BBRI hingga BBNI Langsung Ngacir Dongkrak IHSG 4% InvestorTrust
Bank Mandiri-Telkom Gencar Buyback Saham Saat IHSG Lesu - detikFinance - Berita Ekonomi Bisnis, dan Investasi Hari Ini
Bank Mandiri-Telkom Gencar Buyback Saham Saat IHSG Lesu detikFinance - Berita Ekonomi Bisnis, dan Investasi Hari Ini
IHSG Rebound , Dipicu Meredanya Konflik Timteng-Rencana Buyback Saham BUMN? - Validnews
IHSG Rebound , Dipicu Meredanya Konflik Timteng-Rencana Buyback Saham BUMN? Validnews
IHSG naik 7,5 persen dipicu rencana buyback BUMN dan kenaikan BI-Rate - ANTARA News
IHSG naik 7,5 persen dipicu rencana buyback BUMN dan kenaikan BI-Rate ANTARA News
Siapkan Buyback, DPR Kumpulkan Bank Himbara, BPJS dan Asuransi - Bloomberg Technoz
Siapkan Buyback, DPR Kumpulkan Bank Himbara, BPJS dan Asuransi Bloomberg Technoz
Setoran Pajak Kurang Rp 750 Triliun, Ini Daftar Target yang Dikejar
Setoran pajak masih kurang Rp 750 triliun untuk memenuhi target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
Risiko Bisnis Nggak Selalu Terlihat, Yuk Pelajari Cara Mengelolanya!
Pelatihan dan Uji Kompetensi Manajemen Risiko yang diselenggarakan Piranha Smart Center (PSC) bersama Education Visionary Lab (EVL).
Aksi Astra Cegah Stunting di Desa Sejahtera Astra Gedepangrango
Astra International mendukung program GENTING untuk cegah stunting di Desa Sejahtera Astra Gedepangrango, Sukabumi.
Kementerian PU Garap 65,7 Km Jalan IJD di Merauke
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun dan memperbaiki jalan di berbagai daerah melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD).
Pemerintah Diminta Belajar dari China & Vietnam soal Genjot KEK & PSN
HKI mendorong Pemerintah untuk memberikan perhatian khusus terhadap percepatan proses pengajuan, evaluasi, persetujuan, dan penetapan PSN maupun KEK
Potret Rudal Hantam Pesawat Airbus A320 Saudi Airlines, Pilot Tewas
Kepulan asap tebal terlihat di Bandara Riyadh Kamis pagi waktu setempat. Pesawat Airbus A320 dilaporkan terkena rudal. Pilot dilaporkan tewas.
Bangkok Kebut Persiapan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2026
Persiapan pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia 2026 di Bangkok memasuki tahap akhir. Pengamanan diperketat dengan pemeriksaan X-ray dan detektor logam.
NATO Latihan Nuklir Libatkan 17 Negara Anggota, Rusia Teriak Keras
NATO akan menggelar latihan pencegahan nuklir Steadfast Noon di Italia dari 13-23 Oktober, melibatkan 17 negara.
Pasokan LPG di Lombok & Sumbawa Ditambah Jelang MotoGP
PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG di Lombok dan Sumbawa hingga 200% untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selamaa MotoGP Mandalika.
Perang Saudi-Houthi Yaman Menggila, Suriah Bisa Kirim 20.000 Tentara
Suriah mempertimbangkan pengerahan 20.000 tentara ke Yaman untuk mendukung operasi militer melawan Houthi.
Menteri PU Dorong Proyek KSPEAN Wanam Sejahterakan Warga Sekitar
Menteri PU Dody Hanggodo mendorong pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional di Wanam, Merauke, memberikan kesejahteraan bagi warga.
Kerusuhah Pecah! Toko Warga Asing Dijarah, Belasan Mobil Dibakar
Pengunjuk rasa di Afrika Selatan (Afsel) terlibat bentrok dengan warga asing, dipicu putusan pengadilan terkait aplikasi suaka.
Belajar Kenali Risiko Bisnis dengan Data Science, Tak Harus Background Anak IT!
detikcourse membuka kelas Kenali Risiko Bisnis Lewat Data Science dan Python yang tidak mensyaratkan pengalaman sebagai programmer.
Kerusuhan Pecah di Penjara, 10 Orang Tewas Termasuk Pengunjung
Kerusuhan di penjara Sinaloa, Meksiko, menewaskan 10 orang, termasuk seorang anak. 16 narapidana terluka. Insiden terjadi akibat perkelahian di dalam penjara.
Pasokan BBM ke Lombok Digenjot Jelang MotoGP Mandalika
PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) tambahan di kawasan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
India Bakal Diguncang Demo Besar-Besaran, 20.000 Polisi Siaga
India siagakan 20.000 personel menjelang protes besar di New Delhi. Demonstrasi menuntut mundurnya Ketua ECI terkait dugaan ketidakberesan daftar pemilih.
Tanggal rilis yang perlu dipantau
Inflasi BPS
Pantau CPI bulanan dan inflasi inti untuk risiko BI Rate.
TinggiNeraca dagang
Surplus/defisit dagang memengaruhi suplai valas.
TinggiBI Rate
Keputusan suku bunga dan nada intervensi BI.
TinggiFOMC & data AS
DXY dan yield AS sering memicu repricing rupiah.
SedangWise, Google Finance, Frankfurter, WorldGovernmentBonds, Kemenkeu, RSS media
Kurs live memakai Wise sebagai sumber utama, Google Finance sebagai fallback kedua, dan ExchangeRate-API sebagai fallback terakhir. Grafik historis memakai Frankfurter. Kurva SBN memakai WorldGovernmentBonds dengan fallback lokal. Angka APBN memakai rilis Kemenkeu dan ringkasan realisasi terbaru. Berita dikumpulkan dari RSS publik media ekonomi Indonesia, dan tiap berita tetap mengarah ke publikasi aslinya.
Near realtime; cache pendek agar tidak kena rate-limit.
Mengikuti delay dan akses publik dari penyedia data.
Headline otomatis refresh lebih sering dari versi awal.
Data fiskal tidak bergerak per menit; update saat ada publikasi baru.